Malam ketiga di Madinah, kami keluar masjid dari pintu yang lebih jauh. Biasanya pintu 328 menjadi tempat berjanji untuk pertemuan kembali pulang dari masjid sebab itu yang lebih dekat dengan Hotel Saja kami. Langit Madinah cerah. Suasana malamnya juga meriah dengan suara kanak-kanak bermain di dataran. Ada banyak deretan kiosk berbatu tersusun seragam di sekitar Masjid Nabawi.
Baru juga saya ketahui orang perempuan Saudi sudah dibenarkan keluar bekerja. Yalah, jam sudah menghampiri 10 malam tetapi di kaunter kedai masih lagi sibuk dengan pelanggan berjual beli. Jika dahulu pekerja semuanya lelaki, kini tidak lagi.
No comments:
Post a Comment